Tuesday, June 22, 2010

CARILAH REZEKI TETAPI JANGAN TAMAK

Ulat yang ada di dalam tanah diberi rezeki oleh Tuhan semesta alam

"Dan tidak ada suatu binatang yang melata pun di bumi ini dan burung yang terbang melayang dengan kedua sayapnya melainkan mereka makhluk-makhluk juga seperti kamu (dalam hal mendapatkan rezeki) (al-anfal :38)

Burung yang berada di dalam sarangnya juga diberi makan oleh Tuhan Yang Maha Pengampun dan Maha Pembalas kebaikan

Sebagaimana burung yang diberi rezeki, yang terbang berangkat dengan perut kosong dan kembali dengan perut kenyang. (al-Hadith) 

Ikan yang berada di dalam air juga diberi rezeki oleh Tuhan Penguasa Langit dan bumi

....padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan....(al-An'am :14)

Sementara itu kita manusia lebih suci dari ulat, burung dan ikan. Tidak usahlah kita bersedih hanya kerana soal rezeki.

Ramai orang yang hidupnya diliputi kemiskinan, kesusahan dan tekanan hidup hanya kerana mereka jauh dari Allah. Misalnya ada orang yang kaya, rezekinya melimpah ruah, badannya sihat dan mendapat kebaikan dari Tuhannya. Kemudian, ia berpaling dari ketaatan, sering meninggalkan solat dan sering melakukan dosa-dosa besar. Maka Allah akan mencabut kesihatannya dan keluasan rezekinya dan menimpakan kepadanya kemiskinan, kesedihan dan kegundahan sehingga dia selalu ditimpa kesusahan demi kesusahan dan bencana demi bencana.

Dan barangsiapa berpaling dari peringatanku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit...(Thaha :124)

Yang demikian (siksaan) itu adalah kerana sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan mengubah sesuatu nikmat yang telah dianugerahkanNya kepada suatu kaum, hingga kaum itu mengubah apa yang ada pada mereka sendiri...(al-Anfal:53)

Dan apa saja yang menimpa kalian, maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagahian besar (dari kesalahan-kesalahanmu) (asy-Syura:30)

Dan bahawasanya jikalau mereka (agama Islam), benar-benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rezeki yang banyak) (al-Jin :16)

Jangan Bersedih, Setelah Kesulitan Pasti Ada Kemudahan

Oleh : Dr.'Ayidh Bin 'Abdullah Al-Qarni

No comments:

Post a Comment